Mengapa Kopi Bisa Melindungi Jantung

2016-04-27 02:30:19
Mengapa Kopi Bisa Melindungi Jantung

Asosiasi Jantung Amerika boleh saja mengeluarkan peringatan terhadap kebiasaan mengkonsumsi kopi dalam panduan pencegahan gagal jantungnya, namun sejumlah studi justru menemukan manfaat kopi bagi perlindungan jantung. 

Di tengah informasi yang bertentangan itu, riset dari Beth Israel Deaconess Medical Center di Boston, Amerika Serikat, mencoba menggeser fokus perdebatan dari boleh atau tidak, menjadi seberapa banyak konsumsi kopi yang “sehat”.

“Penelitian kami menunjukkan kemungkinan adanya manfaat, tapi seperti banyak makanan dan minuman lain yang kita konsumsi, ini benar-benar tergantung pada berapa banyak kopi yang anda minum,” kata peneliti utama Elizabeth Mostofsky, MPH, ScD, dari cardiovascular epidemiological unit di rumah sakit itu. “Dibandingkan dengan tanpa konsumsi, perlindungan terkuat yang kami amati adalah sekitar empat cangkir kopi ala Eropa atau dua cangkir ala Amerika per hari.” 

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation: Heart Failure, menemukan bahwa para peminum kopi moderat ini memiliki risiko gagal jantung 11 persen lebih rendah.

Data tersebut dianalisis dari lima studi sebelumnya, yang menguji asosiasi antara konsumsi kopi dan gagal jantung. Data itu diambil dari 140.220 partisipan dan melibatkan 6.522 kasus gagal jantung. 


Para peneliti menemukan adanya hubungan signifikan antara kebiasaan minum kopi dan gagal jantung. Manfaat protektif mulai meningkat dengan konsumsi kopi hingga dua cangkir per hari. Khasiat itu perlahan turun bersamaan dengan makin banyak kopi yang diminum. Ketika minum lima cangkir kopi sehari tak ada manfaat bagi jantung, dan lebih dari itu justru berpotensi bahaya. 

Belum jelas bagaimana konsumsi kopi moderat memberi perlindungan dari gagal jantung, tapi peneliti mengatakan jawabannya mungkin terletak pada dua faktor risiko terkuat bagi gagal jantung, yaitu diabetes dan darah tinggi. 

"Riset menunjukkan bahwa minum kopi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2,” kata Murray Mittleman, dokter di Cardiovascular Institute di Beth Israel Deaconess Medical Center. “Jika risiko diabetes turun, anda juga menurunkan risiko gagal jantung.” 

Berbagai penelitian memperlihatkan bahwa konsumsi kopi dan kafein dapat menaikkan tekanan darah. “Tapi pada tingkat konsumsi moderat, orang cenderung mengembangkan toleransi sehingga minum kopi tidak menimbulkan risiko, bahkan justru memberikan perlindungan terhadap kenaikan tekanan darah,” kata Mittleman.

Sumber : Tempo.co

KOMENTAR