Property Management & Pengetahuan Ilmunya

By admin

Ilmu Property Management dibutuhkan seiring perkembangan teknologi bangunan dan Gedung bertingkat, property management menjadi disiplin ilmu yang menuntut para pemilik kepentingan untuk melakukan improvisasi terus menerus, baik dari sisi pengetahuan, kemampuan, dan tingkah laku dalam melayani penyewa property.

Ada beberapa bentuk dari property, diantaranya lahan kosong, kos-kosan, komplek perumahan, perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan dan lain sebagainya. Tentunya, keberadaan property-property tersebut membutuhkan tata kelola yang baik, Maka dari itu penting untuk memahami property management.

Property Management atau pengelolaan properti dibutuhkan untuk mencapai Internal Rate of Return dari target yang ditetapkan oleh pemilik property. Internal Rate of Return adalah indikator efisiensi dari suatu investasi, laju pengembalian dari proyek harus lebih besar daripada uang yang dikeluarkan ketika berinvestasi. Untuk mencapai Internal Rate of Return dibutuhkan sebuah tim

Tim property management harus memastikan pemilik mendapatkan Internal Rate of Return sesuai dengan yang ditetapkan pemilik. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, terdapat 5 fungsi property management, yaitu, fungsi operasional, fungsi administrasi, marketing dan promosi, konsultasi bersama pemilik property.

Tanggung jawab tim dalam implementasinya memerlukan strategi yang efektif. Sejatinya, ada tiga unsur yang perlu diperhatikan, yaitu Regular Income, Regular Expenses, dan nilai jual Gedung di akhir masa investasi.

Mendapatka regular income bisa dilakukan dengan mencari penyewa, tentunya hal ini membutuhkan interpersonal skill yang baik, karena tim harus berhasil meyakinkan mereka. Selain itu income dapat dihasilkan dengan melibatkan para penyewa yang sudah ada, seperti dikenakan biaya untuk parkir reservasi, vallet, overtime charge, dan housekeeping service, cara ini disebut other income.

Regular Expenses adalah bentuk pertanggung jawaban terhadap operasional property, diantaranya,  biaya operasional harus tetap efektif dan lebih efisien, menjaga life span dari property sampai waktu yang telah ditentukan oleh pemilik, karena property yang dijual  5 tahun kedepan tentu berbeda jika dijual 30 tahun lagi.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa tugas utama tim property management adalah memastikan target IRR yang sudah ditetapkan oleh pemilik tercapai, untuk menjalankannya diperlukan 5 fungsi dari tim property management, yaitu fungsi operasional, fungsi administrasi, marketing, dan konsultan.

Fungsi Operasional

Fungsi Operasional memastikan Property harus berjalan dengan baik sesuai prosedur yang sudah ditetapkan. Sebagai jaminan kepuasan para penyewa di property tersebut, keamanan, ketertiban, dan keselamatan merupakan tanggung jawab dari tim property management.

Fungsi Administrasi

Fungsi administrasi bertugas untuk mendukung fungsi operasional, karena beberapa property yang dikelola oleh konsultan yang profesional menerapkan sistem TQM (Total Quality Management) yang didaftarkan dengan standar ISO (International Organization for Standarization), sebagai penetap standar internasional untuk membuat SOP (System Operation Procedure) yang tepat, fungsi ini memiliki peran yang penting, sama seperti fungsi promosi.

Promosi

Promosi harus dijalankan secara optimal agar property owner mendapatkan IRR yang ditargetkan. Tugas yang dilakukan adalah mencari penyewa atau pembeli, walaupun yang menjalankannya adalah sales, orang yang paham akan property management bertanggung jawab terhadap strategi yang dijalankan.

Konsultan

Property management juga mencakup tugas sebagai konsultan, tugasnya adalah memonitor perkembangan dari property yang dimiliki oleh pemilik property,  agar return yang didapatkan bisa optimal.

Ilmu property Management memang tidak mudah, Untuk mempelajarinya dibutuhkan suatu bimbingan.  GMT Property Management dapat membantu dalam bidang manajemen properti agar usaha yang dijalankan memiliki kesalahan yang minim.